Mengenal Apa Itu Debt Snowball dan Untung Rugi Menerapkannya Untuk Lunasi Utang

Diposting pada

Apa Itu Debt SnowballPara debitur pasti punya sejuta cara untuk melunasi utang. Salah satunya yaitu dengan menggunakan metode debt snowball. Nah, tahukah kamu apa itu debt snowball? Lalu bagaimana cara menerapkannya?

Mempunyai utang memang wajar-wajar saja. Hampir semua orang bahkan memilikinya. Baik itu di bank, pinjol atau pinjaman online, kerabat maupun lainnya. Walau demikian, terlilit utang jelas tidak mengenakkan. Karenanya semua orang pasti ingin terbebas dari jeratannya. Begitu pun juga kamu, iya kan?

Untuk itu, debt snowball bisa jadi solusinya. Metode ini bisa kamu jalankan untuk mulai melunasi utang agar tidak berlarut-larut. Sehingga kondisi keuanganmu akan perlahan stabil kembali dan kamu pun terlepas dari segala utang.

Apa Itu Debt Snowball?

Apa Itu Debt Snowball
Apa Itu Debt Snowball

Sudah pernah dengar istilah debt snowball? Atau malah baru pertama kali? Merupakan salah satu metode pembayaran utang, kamu mungkin perlu mengetahuinya lebih dalam. Maka dari itu, yuk cari tahu apa itu debt snowball.

Bagi orang awam, istilah ini mungkin masih agak asing. Tapi dari namanya saja pastinya kamu sudah punya sedikit gambaran. Ya, snowball dalam bahasa Indonesia berarti bola salju. Lantas apa itu debt snowball?

Debt snowball adalah cara membayar utang yang tekniknya mirip seperti bola salju. Di mana metode ini dianalogikan dengan bola salju ketika menggelinding. Ukurannya yang tadinya kecil lama kelamaan menjadi besar secara perlahan.

Seperti itulah metode debt snowball. Kamu bisa membayar utang berurutan dari jumlah terkecil sampai terbesar. Jadi begitu utang yang terkecil lunas, lanjutkan lunasi utang berikutnya. Begitu seterusnya sampai utang terbesar lunas.

Sederhananya, debt snowball adalah cara melunasi utang mulai dari yang terkecil dan terus berlanjut hingga yang terbesar. Dengan fokus kamu untuk bayar lebih dulu utang terkecil. Namun tetap membayar utang lainnya sesuai pembayaran minimal.

Nah, agar lebih jelas dalam mengetahui apa itu debt snowball, berikut ini contohnya untuk kamu:

  • Toni memiliki utang pada 4 orang berbeda, yaitu si A, B, C dan D. Masing-masing secara berurutan sebesar 75, 50, 100 dan 25 juta. Dengan suku bunga 3% /bulan. Itu berarti utang yang harus dilunasi lebih dulu dimulai dari D, B, A dan C.

Jika besar pembayaran minimum utang ke D adalah Rp 250 ribu per bulan, maka Toni harus menambahnya menjadi Rp 750 ribu per bulan. Sedangkan utang ke A, B dan C tetap dalam jumlah minimum.

Dengan begitu, utang Toni ke D akan lunas kurang dari dua tahun. Baru setelah utang ini lunas, maka selanjutnya bayar utang kepada si B dengan nominal lebih besar. Begitu seterusnya sampai utang ke C bisa dilunasi.

Baca juga : Apa Itu Debt Stacking

Cara Menerapkan Debt Snowball Untuk Melunasi Utang

Sekarang kamu sudah tahukan apa itu debt snowball? Metode ini awalnya dipelopori oleh Dave Ramsey. Yakni seorang financial planner terkemuka asal Amerika Serikat. Di mana metode ini sendiri dinilai sangat sesuai untuk kebanyakan orang. Terutama oleh karyawan dengan gaji pas-pasan.

Lalu bagaimana cara menggunakan metode debt snowball? Kamu bisa menerapkannya dengan cara sebagai berikut:

  • Buat Daftar Utang

Langkah pertama, buatlah daftar setiap utang yang kamu miliki secara rinci. Ini dapat mencakup segala jenis utang atau pinjaman. Mulai dari kartu kredit, KTA, tagihan medis, kredit panci atau utang apapun itu.

Sertakan juga sejumlah informasi soal pembayaran utang. Seperti jumlah utang, tanggal jatuh tempo bulanan, suku bunga dan pembayaran minimum bulanan. Setelah itu, urutkan utang dari angka yang paling kecil ke paling besar.

  • Lakukan Pembayaran Tepat Waktu

Usahakan selalu membayar utang secara tepat waktu. Bayar sebanyak mungkin untuk utang pertama (terkecil) setiap bulan. Sambil terus lakukan pembayaran bulanan minimum untuk utang-utang lainnya.

  • Jika Lunas, Ubah Urutan Utang

Setelah utang pertama lunas, maka ubahlah urutan utang. Coret utang yang telah dilunasi dan gantikan dengan utang urutan berikutnya. Jadi yang awalnya utang menengah, kini ubah menjadi yang paling kecil. Kemudian lakukan pembayaran seperti langkah sebelumnya.

  • Ulangi Sampai Selesai

Setelah satu per satu utang lunas, ulangi lagi step- stepnya dari awal. Coret utang yang sudah lunas dan gantikan dengan utang terkecil berikutnya. Terus lakukan ini sampai semua utang terbayar lunas.

  • Jangan Menambah Utang yang Tidak Perlu

Selama menerapkan metode debt snowball, sebaiknya jangan menambah utang lagi. Kecuali jika memang sangat diperlukan. Sebab itu akan mengacaukan daftar yang sudah dibuat. Alhasil, itu akan menyusahkan kamu menyusunnya kembali.

Keuntungan Debt Snowball

Saat menerapkan debt snowball untuk melunasi utang, ada beberapa keuntungan yang bisa didapat. Ya, selain memahami apa itu debt snowball, kamu juga perlu tahu sederet keuntungannya berikut ini:

Meningkatkan Motivasi Untuk Melunasi Utang

Sadar atau tidak, debt snowball bisa memberikan motivasi lebih dalam melunasi utang. Lihat saja, apa yang kamu rasakan saat utang semakin berkurang? Senang bukan? Dari situ kamu akan semakin yakin kalau utang lainnya juga bisa lunas meski jumlahnya besar.

Selain itu, dalam diri kamu pasti juga akan timbul keinginan berhemat. Sehingga bisa lebih banyak menyisihkan uang untuk melunasi utang.

Baca juga : Telat Lapor SPT Tahunan

Stres Jadi Berkurang

Utang yang menumpuk bisa membuat stres dan beban pikiran berlebih. Namun dengan penerapan metode debt snowball yang benar, itu dapat dikurangi. Utang yang pelan tapi pasti berkurang akan membuat pikiran lebih tenang. Kuncinya adalah selalu bayar utang secara tertib.

Memperbaiki Perencanaan Keuangan

Ketika utang berkurang, kemampuan untuk memperbaiki finansial akan semakin tinggi. Hal itu karena beban utang yang mesti dibayar saat ini lebih sedikit dari sebelumnya. Kamu pun bisa menabung untuk persiapan finansial di masa depan.

Kerugian Debt Snowball

Di samping memiliki keuntungan, metode debt snowball juga ada kerugiannya. Maka dari itu, pelajari dengan baik apa itu debt snowball sebelum menerapkannya. Adapun sejumlah kerugian atau kekurangan metode ini antara lain:

Waktu Pelunasan yang Lebih Lama

Sebenarnya jika dihitung-hitung, jangka waktu pelunasan dengan debt snowball cenderung lebih lama. Apalagi untuk utang yang jumlahnya terbesar. Saat utang yang satu lunas, kamu pun harus memikirkan pelunasan utang lainnya.

Belum lagi karena metode ini memprioritaskan pembayaran utang terkecil, bisa jadi kamu akan membayar utang terbesar dengan bunga yang lebih besar pula.

Ada Potensi Menyerah di Tengah Jalan

Tak dipungkiri, terus-terusan bayar utang tentu akan menimbulkan rasa malas dan muak. Apalagi jika mengingat gaji sebulan tidak bisa dinikmati sepenuhnya. 

Karena itu dalam prakteknya, kamu harus bisa konsisten melunasi utang. Tidak usah terburu-buru seandainya kamu merasa tertekan. Lakukan saja pembayaran sesuai kondisi keuanganmu. Jadi kebutuhan lainnya tidak terbengkalai.

Nah, itulah tadi beberapa hal yang perlu kamu tahu tentang apa itu debt snowball. Jadi setelah sejauh ini, bagaimana menurut kamu? Tertarik untuk melunasi semua utang-utang kamu dengan menerapkan metode ini? Jangan lupa pertimbangkan, ya!

5/5 - (1 vote)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.