Cara Menentukan Upah Tenaga Kerja

Inilah 3 Metode atau Cara Menentukan Upah Tenaga Kerja

Informasi mengenai bagaimana cara menentukan upah tenaga kerja merupakan salah satu yang cukup sulit untuk diperkirakan. Biaya ini merupakan jumlah uang yang harus dibayarkan kepada para pegawai baik itu harian, mingguan, maupun bulanan. Karena memang termasuk biaya konstan, perusahaan juga harus tahu hal ini dan paham bagaimana cara menghitungnya.

Saat perusahaan membayar seseorang agar bekerja, artinya perusahaan itu telah membeli tenaga kerja. Perusahaan bisa menghargai tenaga para pegawai berdasarkan pengalaman, keahlian, serta manfaat yang didapatkan dengan merekrut mereka sebagai karyawan di perusahaan anda.

Terdapat dua jenis tenaga kerja yang dinamakan juga dengan biaya tenaga kerja langsung serta biaya tenaga kerja tidak langsung. Cara menentukan upah tenaga kerja ini harus dipahami. Pengertian pada tenaga kerja langsung adalah karyawan yang bekerja berdasarkan waktu yang sudah ditentukan dalam jumlah jam setiap minggu.

Sementara itu biaya tenaga kerja tidak langsung misalnya untuk menggaji pekerja lepas, kontraktor dalam waktu tertentu, serta karyawan yang bekerja dalam waktu pendek. Terdapat juga biaya pemeliharaan perawatan yang masuk ke dalam kategori biaya tenaga kerja tidak langsung. Tentunya, biaya pemeliharaan peralatan dan operasional juga bisa menambah untuk biaya tenaga kerja.

Apa Pengertian dan Bagaimana Cara Menentukan Upah Tenaga Kerja ?

Cara Menentukan Upah Tenaga Kerja
Cara Menentukan Upah Tenaga Kerja

Pengertian upah tenaga kerja merupakan jumlah semua biaya tenaga kerja yang yang dipakai untuk bisnis. Ini menjadi salah satu biaya operasional terbesar dan terpenting pada setiap bisnis. Ini juga menjadi faktor kunci pada hampir semua jenis bisnis.

Cara menentukan upah tenaga kerja juga harus dipikirkan dan tidak boleh memberatkan arus kas. Apabila sebuah perusahaan sifatnya musiman dan perlu tenaga kerja tambahan pada waktu tertentu, maka juga harus punya dana cukup agar bisa membayar kenaikan biaya tambahannya. Saat sebuah bisnis direncanakan secara matang, maka akan terhindar dari problem yang menyangkut biaya tenaga kerja.

Menentukan Upah Tenaga Kerja Dengan Tiga Metode

Langkah cara menentukan upah tenaga kerja ini tidak berarti juga anda membayar uang untuk pegawai yang lebih sedikit. Bahkan, ada sejumlah cara yang lebih baik dalam rangka mengurangi salah satu pengeluaran paling besar yang berhubungan dengan bisnis. Melakukan perhitungan biaya tenaga kerja dapat menjadi sebuah tugas yang cukup melelahkan.

Akan ada banyak bagian yang bisa berubah-ubah, misalnya uang tunjangan dan uang lembur. Hal tersebut bisa membuat anda kebingungan ketika menghadapi angka-angka, hingga akhirnya kewalahan.

Ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan supaya Anda tidak keteteran ketika menghitung gaji karyawan. Terdapat sejumlah teori yang dibuat supaya dalam menentukan cara menentukan upah tenaga kerja supaya menjadi lebih mudah.

Ini dilakukan agar keuntungan anda tetap berada pada tahapan yang aman serta bisa tetap memberikan upah yang sesuai dengan peraturan di Indonesia. Ada tiga cara yang bisa dijadikan patokan sebelum anda menentukan besaran upah untuk karyawan.

Mengamati Bagaimana Kondisi Pasar

Anda cenderung lebih mudah untuk bisa menentukan besaran gaji dengan cara menentukan upah tenaga kerja ini. Menjadikan gaji di perusahaan lain sebagai patokan memang menjadi cara yang biasa digunakan. Dengan cara tersebut, negosiasi dengan calon karyawan dapat Anda lakukan. Selain itu, bisa juga mempertimbangkan Di mana lokasi. Jika perusahaan ada di lokasi besar, tentu harus disesuaikan dengan upah standar yang telah ditetapkan pemerintah.

Ketika memang sudah tiba pada tahap wawancara, perusahaan bisa melakukan cara menentukan upah tenaga kerja dengan metode ini. Proses dalam tawar-menawar ini memang biasa bahkan pada perusahaan besar. Sebelum memberikan penawaran upah, perhatikan pula bagaimana kondisi keuangan dan jangan sampai tidak seimbang atau terlalu memberatkan.

Prakteknya, misalnya Anda hendak merekrut pegawai untuk posisi finance. Calon karyawan tersebut mengajukan gaji senilai Rp3.000.000 per bulan. Sementara itu, anggaran perusahaan anda hanya Rp2.500.000 per bulan. Setelah tawar-menawar dengan calon karyawan tersebut, ternyata yang disepakati adalah Rp2.650.000. Di sini berarti anda menentukan gaji memakai teori pasar.

Melihat Bagaimana Standar Hidup

Cara menentukan upah tenaga kerja berikutnya, perusahaan juga harus mempertimbangkan Bagaimana standar hidup calon karyawan. Jika ia tinggal di daerah besar atau pusat kota, maka anda bisa memberikan upaya yang proporsional. Demikian juga jika ternyata perusahaan jauh dari pusat Kota, ini juga bisa menjadi bahan pertimbangan.

Dengan cara menentukan upah tenaga kerja ini, perusahaan juga harus memberikan tunjangan dan asuransi untuk pegawai. Keahlian juga bisa menjadi indikator lain untuk menentukan upah. Jangan lupa serta fasilitas yang diberikan, karyawan harus bisa memenuhi keterampilan sesuai dengan yang dibutuhkan.

Misalnya, Anda punya perusahaan dan ingin merekrut pegawai untuk desain produk dengan kualifikasi S1 Desain Grafis.. Selanjutnya, anda melihat dan menghitung komponen kelayakan hidup seperti berikut.

Gaji pokok                : Rp 2.750.000

  • Tunjangan jabatan : Rp 300.000
  • Uang makan : Rp 390.000 (Rp15.000 x 26 hari)
  • Transport :Rp 260.000 (Rp 10.000 x 26 hari)
  • Uang Pulsa : Rp 150.000
  • Kesehatan : Rp 300.000

Berarti, total gaji adalah Rp 4.150.000.

Kesanggupan Dalam Membayar Upah

Dengan cara menentukan upah tenaga kerja ini, perusahaan boleh untuk mengevaluasi ketika karyawan dalam masa percobaan atau probation. Jika pekerjaan tidak sesuai dengan yang diinginkan, Anda dapat mempertimbangkan kembali upah tersebut. Tujuannya, agar tidak terlalu membengkak dan membebani keuangan.

Membuat kontrak kerja adalah jalan yang bisa. Karena perusahaan memperoleh keuntungan misalnya, maka karyawan akan diberikan bonus. Bonus tersebut juga perlu dipikirkan secara matang, sebelum akhirnya dibagikan kepada para pegawai. Jangan sampai neraca keuangan menjadi tidak stabil karena perhitungan yang salah.

Cara menentukan upah tenaga kerja ini contohnya, anda punya empat orang pegawai yang terdiri dari SPV, sales, admin, dan office boy masing-masing 1 orang. Setiap kenaikan laba usaha Rp 40 juta, 5% anda sisihkan untuk menambah gaji karyawan. Atau dengan kata lain, setiap kenaikan laba Rp 40 juta berarti ada kenaikan total Rp 2 juta untuk karyawan.

Gaji awal masing-masing karyawan sebagai berikut:

  • Gaji Supervisor : Rp 3.000.000
  • Gaji Sales : Rp 2.500.000
  • Gaji Admin : Rp 1.500.000
  • Gaji Office Boy : Rp 1.200.000

Dengan perhitungan kenaikan tersebut, maka masing-masing karyawan akan memperoleh :

  • Total Gaji Supervisor : Rp 3.000.000 + (40% x Rp 2.000.000) = Rp 3.800.000
  • Total Gaji Sales : Rp 2.500.000 + (30% x Rp 2.000.000) = Rp 3.100.000
  • Total Gaji Admin : Rp 1.500.000 + (20% x Rp 2.000.000) = Rp1.900.000
  • Total Gaji Office Boy : Rp 1.200.000 + (10% x Rp 2.000.000) = Rp 1.400.000

Dari ketiga cara menentukan upah tenaga kerja tersebut, anda bisa menentukan manakah yang paling cocok dengan bisnis. Hal yang perlu diperhatikan bahwa upah yang diberikan memang harus win-win solution dan disepakati oleh kedua belah pihak. Jangan sampai ada salah satu yang merasa dirugikan.

5/5 - (1 vote)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Scroll to Top